Friday, July 30
Shadow

4 Aneka Olahan Mangga dari Indramayu yang Wajib Kamu Coba

Indramayu merupakan Kabupaten yang berada di Jawa Barat. Berbatasan dengan Laut Jawa, Sumedang, Majalengka, Cirebon dan Subang. Tidak hanya terkenal dengan produksi berasnya sehingga dijuluki dengan “Lumbung Padi”, Indramayu juga terkenal dengan mangganya karena mangga tumbuh subur disana.

Jika di daerah-daerah lain, mangga hanya dipanen satu kali dalam tahun, di Indramayu mangga bisa dipanen hingga tiga kali. Mangga yang dihasilkan beragam, ada mangga harum manis, mangga cengkir, mangga apel, mangga gincu, dan mangga jenis baru dan harganya paling tinggi yaitu, mangga agrimania.

Saat musim panen tiba, harga mangga akan menurun dikarenakan persaingan pasar yang sangat ketat. Akhirnya ada mangga yang sudah terlalu matang namun tidak terjual. Mangga yang sudah terlalu matang jika dibiarkan akan menjadi busuk dan dibuang. Agar tidak rugi, mangga-mangga tersebut diolah menjadi suatu produk. Nah, inilah aneka olahan mangga dari Indamayu yang wajib kamu coba!

1. Masayu
Nama produk ini merupakan singkatan dari Mango Nastart Indramayu. Produk ini merupakan olahan kue kering. Jika biasanya nastar terkenal dengan nanas, Masayu menggunakan mangga sebagai bahan dasarnya. Agar lebih mirip dengan ciri khas kota mangga ‘Indramayu’, Masayu dibentuk menyerupai buah mangga. Selai mangga yang digunakan sebagai isian bisa bermacam-macam. Jika ingin isian masayu lebih menonjol di wanginya yang harum, maka menggunakan mangga harum manis. Tapi jika isian masayu ingin lebih manis, bisa menggunakan mangga gedong gincu. Harga produk ini beragam sesuai ukurannya. Untuk satu toples 350 gram, diberi harga sekitar 35 ribu rupiah.

2. Kemayu
Kemayu juga merupakan singkatan yaitu, kerupuk mangga Indramayu. Kerupuk mangga ini renyah seperti camilan kerupuk pada umumnya. Kemayu diolah dengan bahan dasar jus mangga yang dikentalkan, sehingga memiliki aroma berbeda dari kerupuk lainnya, yaitu aroma mangga. Proses pengeringan adonan kerupuk menggunakan cara tradisional dengan dijemur di bawah matahari. Adonan akan kering selama dua hari jika cuaca cerah.
Walaupun beraroma mangga, kemayu memiliki varian rasa seperti balado, pedas dan manis. Harganya cukup murah yaitu 10 ribu rupiah untuk ukuran 100 gram.

3. Kopi Bima Ayu
Biji buah manga memiliki kandungan yang banyak manfaatnya. Biji mangga mengandung minyak, serat, protein kasar, dan karbohidrat. Persentase kandungannya adalah 10% lemak, 70% karbohidrat, dan 6% protein. Bahkan tepung biji mangga dapat digunakan sebagai obat cacingan, diare, asma, serta melancarkan menstruasi.
Karena Indramayu merupakan kota yang memproduksi mangga dalam jumlah banyak, muncullah salah satu produk dari biji mangga, yaitu kopi bima ayu. Bahan dasarnya dari biji mangga dan dibuat dengan cara tradisional yang tidak dicampur dengan bahan kimia sehingga aromanya khas. Selain itu, kopi ini tidak mengadung kafein sehingga aman bagi penderita maag.

4. Bromayu
Siapa yang tidak suka brownies? Hampir semua orang pasti menyukainya. Nah, Bromayu merupakan inovasi brownies yang memadukan kue coklat dengan tambahan buah mangga. Buah mangga yang biasanya di pakai adalah gedong gincu karena memiliki rasa yang manis.
Proses pematangan bromayu yaitu dengan dipanggang. Kue ini akan memiliki tekstur agak kering diluar namun lembut di dalam karena ada campuran jus mangga di dalam adonan. Setelah matang, bromayu bisa di tambahkan dengan parutan keju unutk menambah citarasa.

Namanya unik-unik dan telihat nikmat bukan? Jangan bilang sudah ke Indramayu kalau belum coba 4 aneka olahan mangga diatas! Selamat mencoba.

 

Photo by Riki Risnandar from Pexels

(Visited 122 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *