Sunday, September 26
Shadow

Tradisi Lompat Batu dalam Rupiah Kita #CintaRupiah

Cinta Rupiah – Tentu Anda sudah mengetahui tradisi lompat batu di Nias, sumatera Utara yang melegenda. Lompat batu tersebut dilakukan dengan cara melompati tumpukan batu yang tingginya mencapai dua meter dan tebal empat puluh centimeter oleh pemuda setempat.

Sejarah :

Pada zaman dahulu kala, ketika suku-suku di Nias sering terlibat perang yang mengincar kepala musuh, maka di desa-desa tersebut dibangunlah tembok batu tinggi agar musuh tidak dapat masuk dan tidak mudah keluar. Kemudian mereka menyusun tumpukan batu untuk berlatih ketangkasan dan melatih fisik agar selalu bugar.

Seiring perkembangan zaman, pada saat ini tradisi itu tetap dilestarikan dan masuk sebagai warisan budaya nasional karena keunikannya. Meski tidak semua kampung di Nias menerapkan tradisi ini, tetapi lompat batu telah membuat nama Kampung Nias terkenal, bukan hanya di Indonesia tetapi juga di mata dunia.

Makna :

Tradisi tersebut akan digelar secara adat apabila seorang pemuda Kampung Nias telah beranjak dewasa. Selain untuk menguji ketangkasan dan kejantanan para pemuda Nias, tradisi ini juga sebagai proses pembentukan karakter mereka agar kuat dalam menjalani kehidupan.

Akan tetapi, meski sudah berlatih keras semenjak kecil, tidak semua pemuda dapat melakukannya. Hal ini berkaitan dengan bakat dan genetika. Apabila seorang laki-laki Nias mempunyai Ayah pelompat batu, besar kemungkinan anaknya juga mewarisi kemampuan tersebut dan akan menjadi sebuah

kebanggaan bagi keluarga apabila dapat melewati tradisi itu dengan baik.

Nilai-nilai :

1.Nilai Kehidupan
Bagi masyarakat Nias sendiri, tradisi tersebut selain sebagai proses pendewasaan, juga sebagai media pembentukan karakter pemuda mereka agar kuat dan tangkas dalam menjalani kehidupan mereka.

2.Nilai Budaya
Karena tradisi tersebut merupakan warisan turun temurun dari nenek moyang mereka, maka hingga sekarang tetap dilestarikan sebagai adat dan budaya Kampung Nias yang unik dan tidak ada di kampung-kampung lain di Indonesia.

3.Nilai kebersamaan
Menjadi media untuk berkumpul antar warga untuk menyaksikan proses tersebut, juga sebagai media berkumpul para pemuda yang akan berjuang bersama menunjukkan kehebatan mereka.

Indonesia memiliki ragam adat istiadat dan budaya yang sangat indah dan unik serta dikagumi oleh wisatawan mancanegara. Maka dari itu, Bank Indonesia kemudian gambar memasukkan tradisi lompat batu tersebut ke dalam selembar uang kertas pecahan Rp1.000,00 tahun 1992 yang berwarna biru.

Melalui uang tersebut, maka tradisi lompat batu dan Kampung Nias telah dikenal oleh seluruh masyarakat Indonesia dan dunia. Mari lestarikan budaya negara dan cintai rupiah kita.

 

foto ensiklopediaindonesia

(Visited 174 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *