Tuesday, June 22
Shadow

Lembar Rupiah adalah Wujud Kedaulatan Bangsa #CintaRupiah

Kedaulatan Bangsa –  Presiden Republik Indonesia Bapak Joko Widodo, ketika meresmikan uang rupiah emisi 2016 sangat menekankan dalam pidato beliau agar masyarakat senantiasa menggunakan rupiah dalam segala kegiatan transaksi sehari-hari.

Beliau juga menghimbau agar seluruh masyarakat Indonesia membangun rasa cinta kepada rupiah sebagai wujud dari nasionalisme. Lembar demi lembar rupiah yang kita gunakan, bahkan yang sudah lusuh sekalipun merupakan wujud dari kedaulatan dan kemandirian bangsa. Rupiah didaulat sebagai sebagai mata uang Indonesia dan tercantum di dalam undang-undang bersama dengan bendera negara dan lambang negara.

Kedudukan rupiah bukan hanya semata-mata lembaran mata uang tanpa makna yang digunakan untuk transaksi. Lebih daripada itu rupiah memiliki arti penting untuk perekonomian bangsa. Rupiah tidak akan diganti dan tergantikan dengan mata uang lain dan mata uang dari negara lain. Cinta rupiah adalah memprioritaskan penggunaan rupiah dibandingkan dengan mata uang lain. Memiliki mindset bahwa rupiah lebih keren daripada mata uang manapun. Rupiah merupakan mata uang resmi Indonesia yang telah diakui keberadaannya menjadi alat tukar yang sah di segala pelosok negeri. Akan tetapi, kurangnya rasa cinta membuat keberadaan rupiah seakan tidak dihormati.

Dengan mencintai dan bertransaksi menggunakan rupiah, maka itu berarti bahwa tiap masyarakat juga mencintai kedaulatan dan kemandirian bangsa Indonesia. Mencintai dan bertransaksi menggunakan rupiah juga berarti mencintai budaya dan karakteristik bangsa Indonesia itu sendiri. Setiap lembar di desain dengan tampilan gambar pahlawan nasional, tari nusantara, dan pemandangan alam Indonesia sebagai wujud kecintaan budaya dan karakteristik bangsa Indonesia. Lembar demi lembar rupiah merupakan gambaran dari kebudayaan Indonesia dari sabang hingga Merauke serta gambar sosok pahlawan juga menggambarkan perjuangan bangsa untuk memperoleh kemerdekaan yang kita nikmati saat ini. Maka dari itu rupiah memiliki makna yang mendalam bukan hanya sekadar alat transaksi dalam bentuk lembar dan logam.

Pemerintah bersama Bank Indonesia sudah melakukan langkah-langkah kongret berupa gerakan cinta rupiah. Bentuk dari upaya tersebut adalah dengan sosialisasi dan penukaran uang di daerah pelosok dan perbatasan. Karena di daerah tersebut masih banyak dijumpai uang lusush dan tidak layak edar. Perputaran uang yang sangat terbatas menyebabkan uang baru sangat sulit untuk mesuk ke wilayah tersebut. Pemerintah juga berharap masyarakat tidak menyebarkan isu hoax mengenai rupiah, seperti terselipnya lambang PKI di antara desain mata uang yang berbentuk kertas.

 

foto wikipedia

(Visited 125 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *